Direktori Indonesia » Article Details

Istana Cipanas

Istana CipanasIstana Cipanas – Istana Cipanas, gedung peninggalan Belanda ini masih kokoh berdiri walaupun sudah dimakan zaman. Istana Cipanas ini terletak di Jalan Raya Cipanas, Cianjur, ini tetap terjaga. Jika kita lihat bahwa di Istana Cipanas ini banyak sekali bangunan yang ada didalamnya, kurang lebih sekitar 17 bangunan. Jika Anda melihat abangunan yang menghadap ke jalan utama itu disebut dengan Gedung Induk. Selain itu ada beberapa bangunan pavilion, diantaranya adalah Paviliun Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula, Sadewa, Abimanyu, Antasena, dan Tumaritis.

Berdasarkan keterangan dari Kusnadi, seorang karyawan Istana Cipanas menyebutkan bahwa dari beberapa paviliun tersebut, ada paviliun yang bukan peninggalan Belanda, seperti Paviliun Nakula dan Sadewa. Ada juga bangunan penunjang lainnya seperti rumah bunga, kolam renang, kolam pancing, gedung bentol, rumah pemandian air panas I dan II, gedung kantor, masjid, museum dan perpustakaan.

Istana Cipanas ini dibangun pada tahun sekitar 1700-an dan memiliki luas sekitar 26 hektare. Disekiling istana cipanas ini dipenuhi dengan hutan lindung dan juga didominasi oleh rerumputan hijau di atas tanah berkontur. Selain itu ada juga aliran sungai kecil yang jernih disertai dengan gemercik air yang riuh, menjadikan istana ini sangat sayang untuk tidak dikunjungi.

Istana Cipanas dibangun oleh Gubernur Jenderal Gustaaf William Baron Van Imhoff. Ide pembangunan muncul bermula saat ditemukannya suhu air bersuhu 43 derajat Celcius yang mengandung zat belerang dan dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dari luas tanah 26 hektare, cuma 8.000 meter persegi saja yang berbentuk bangunan. Sisanya merupakan padang rumput, tanaman hias serta hutan lindung.

Di masa pemerintahan Belanda, Istana Cipanas dipakai untuk peristirahatan para Gubernur Jenderal, seperti Gustaaf William, Andreas Cornelis de Graaff, Bonafacius Cornelis de Jonge dan Tjarda Van Starkenborgh. Sedangkan pada masa pemerintahan Jepang , Istana Cipanas dipakai untuk tempat peristirahatan para pembesar Jepang yang sedang melakukan perjalanan ke Bandung dari Jakarta dan sebaliknya. Hingga samapai dengan masa kemerdekaan, Istana Cipanas ini masih tetap digunakan sebagai tempat peristirahatan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarga.

Istana Cipanas juga sering digunakan untuk tempat berlangsungnya kegiatan politik, ekonomi dan hubungan antar bangsa. Jika Anda ingin berkunjung ke Istana Cipanas, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengajukan surat permohonan kepada Kepala Rumah Tangga Presiden. Dimana waktu berkunjung tiap senin sampai jumat mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Sedangkan untuk hari Jumat, waktu berkunjung dilanjutkan hingga pukul 16.00 WIB.

Ratings
You must be logged in to leave a rating.
(0 votes)